Depresi

Ada kesamaan genetik pada Panic disorder dan depresi

Photo by Andrew Neel from Pexels

Gangguan panik adalah salah satu gangguan kecemasan parah, ditandai dengan serangan panik yang tiba-tiba dan berulang. “Hingga saat ini, belum diketahui gen mana yang bertanggung jawab atas penyakit ini,” ucap Dr. Andreas Forstner.

Untuk mengetahui penyebab genetik dari gangguan panik, ia dan banyak ahli menganalisis materi genetik pasien dan membandingkan datanya dengan orang sehat. Studi ini melibatkan 2.248 pasien yang gangguan paniknya terdata baik secara klinis. Analisis tersebut juga mencakup 7992 subjek kontrol yang sehat.

Sampel berasal dari empat negara Eropa yaitu Denmark, Estonia, Jerman dan Swedia. “Ini adalah studi terbesar dari jenisnya hingga saat ini,” jelas penulis senior Profesor Dr. Johannes Schumacher, yang mengepalai Institut für Humangenetik der Philipps-Universität Marburg.

Kemudian tim mengamati varian gen yang berbeda yaitu SNP. Para peneliti memeriksa apakah SNP di lokasi gen tertentu lebih sering terjadi pada pasien dengan gangguan panik daripada pada individu sehat.

Memang benar para peneliti tidak menggunakan metode ini untuk menemukan gen yang dengan sendirinya menyebabkan serangan panik. Namun, mereka menemukan ada hubungan genetik antara gangguan panik dengan penyakit lain, yaitu gangguan depresi dan neurotisme, yang ditandai dengan peningkatan sifat mudah marah. Gen yang berkontribusi pada serangan panik juga berpengaruh pada dua manifestasi psikologis lainnya.

“Temuan kami menunjukkan bahwa gangguan kecemasan dan depresi bisa menjadi manifestasi ekstrim dari disposisi mental yang mendasari kepribadian normal dan sehat.” simpul peneliti setelah melihat datanya. “Sangat mungkin bahwa orang dengan sifat mudah marah lebih rentan dibandingkan orang lain terhadap kecemasan, yang dapat meningkat menjadi serangan panik.”

Jurnal Referensi:

Forstner, A.J., Awasthi, S., Wolf, C. et al. Genome-wide association study of panic disorder reveals genetic overlap with neuroticism and depression. Mol Psychiatry (2019). https://doi.org/10.1038/s41380-019-0590-2

Tautan ke artikel asli: Panikstörung und Depression zeigen genetische Gemeinsamkeiten / Philipps-Universität Marburg

Diterjemahkan oleh saintifia dengan seizin dari yang bersangkutan, segala kesalahan penerjemahan menjadi tanggungjawab kami.