Makanan

Apa kamu tahu apa isi makanan yang kamu konsumsi?

Photo by Ash from Pexels

Informasi lengkap komposisi kimia dari produk makanan akan tersedia untuk produsen, pengecer dan konsumen, berkat penelitian di University of Huddersfield. Contohnya mengetahui apakah gelatin – yang digunakan dalam berbagai macam makanan – berasal dari daging babi atau sapi, sementara pembuat keju akan dapat mengukur secara ilmiah ketika produk mereka telah mencapai kematangan.

IPOS (Innovative Physical Organic Solutions), memelopori penggunaan chemometric software package, yang disebut Mass Profiler Professional (MPP), sebagai cara mengekstraksi data tentang komposisi molekul makanan dan produk farmasi. Software ini dipasarkan oleh pemasok peralatan ilmiah terkemuka dunia Agilent, yang bermitra dengan IPOS.

Tim Huddersfield menggunakan MPP untuk melakukan penelitian farmasi, dan kemudian Agilent memberikan tantangan – dapatkah IPOS mengembangkan teknik untuk menetapkan perbedaan antara gelatin babi dan sapi? Ini sebuah masalah besar. Karena produsen makanan halal perlu menghindari jejak daging babi dalam produk mereka.

Seorang mahasiswa PhD, Sean Ward, mengerjakan penelitian ini. Dia diawasi oleh Profesor Mike Page dan Dr Nicholas Powles, dari IPOS. Dr Powles menjelaskan bahwa software MPP digunakan untuk melakukan analisis spektrometri massa gelatin dan menemukan mana, di antara ribuan molekul, yang merupakan penanda kimiawi unik dari daging sapi atau babi.

Gelatin digunakan oleh banyak industri, termasuk farmasi, kosmetik dan produksi makanan, dengan makanan penutup dan penganan seperti marshmallow menjadi kegunaan khas. Segera, penelitian IPOS akan memungkinkan produsen gelatin untuk menyatakan, misalnya, bahwa produk mereka bebas daging babi atau sapi. Ini akan menjadi bentuk jaminan kualitas, jelas Dr Powles, dan IPOS telah bekerja sama dengan produsen gelatin terkemuka.

Mengembangkan penggunaan MPP ini memungkinkan IPOS untuk pindah ke beberapa area lain, seperti teknik untuk menentukan kapan keju telah mencapai kematangan, menggunakan analisis molekuler alih-alih mengandalkan penilaian pengecap. Ada juga rencana untuk memeriksa aspek produksi telur.

Peneliti PhD Sean Ward mendekati akhir tahun pertama dari proyek tiga tahunnya. Lahir di Huddersfield, ia berlatih dan bekerja sebagai mekanik sebelum beralih ke sains dan belajar untuk gelar MChem di University of Huddersfield. Dia kini memperoleh tingkat keahlian dalam penggunaan program MPP Agilent sehingga dia bisa melatih orang lain dalam teknologi.

Tautan ke artikel asli: Do you know the food you’re eating.. or the food you think you’re eating? / The University of Huddersfield

Diterjemahkan oleh saintifia dengan seizin dari yang bersangkutan, segala kesalahan translasi menjadi tanggungjawab kami.