Lari

Bagaimana untuk tetap gesit seiring bertambahnya usia?

Photo by Nur Andi Ravsanjani Gusma from Pexels

Bagaimana sesuatu yang kita lihat memengaruhi kontrol otak atas gerakan kita?

Dan apa yang terjadi di otak kita ketika kita mengubah tindakan kita pada menit terakhir – misalnya menghindar dari benda yang jatuh, atau untuk menjauh dari bahaya?

Memahami bagaimana kita membuat keputusan cepat dan akurat serta menghambat tindakan yang tidak diinginkan, dan bagaimana kemampuan ini berubah selama penuaan, adalah fokus penelitian baru oleh University of Tasmania’s School of Psychology

Penelitian dipimpin oleh Dr Mark Hinder, proyek ini memiliki potensi menarik untuk mengungkap pengetahuan baru di bidang yang menurut Dr Hinder ‘kurang dipahami’

Dalam aktivitas sehari-hari ini mungkin artinya lebih sedikit jatuh dan cedera, karena koordinasi tungkai atas yang lebih baik untuk menjaga independensi fungsional dan bahkan meningkatkan keselamatan berkendara, di antara lansia.

Manusia memiliki sistem motorik yang sangat kompleks dan mudah beradaptasi untuk melalui gerakan sukarela, “ ucap Dr Hinder.

Gerakan kita dibentuk dan disempurnakan oleh isyarat yang dihasilkan secara internal, stimulus eksternal dari lingkungan kita dan perkiraan berdasarkan pengalaman sebelumnya.

Namun, meskipun alamiah, kontrol penghambatan aksi motorik dan proses kognitif masih belum sepenuhnya dipahami.

Apa dan siapa saja yang akan terlibat dalam penelitian ini?

Proyek tiga tahun ini didanai oleh Australian Research Council (ARC) Pemerintah Australia di bawah skema Discovery Projects for 2020, menggabungkan stimulasi otak, eksperimen perilaku dan pemodelan komputasi dan berkolaborasi dengan berbagai pakar termasuk Dr Dora Matzke, ahli dalam pemodelan inhibitory control.

Yang paling menarik, penelitian ini akan menggunakan teknik non-invasif transcranial magnetic stimulation (TMS) untuk menyelidiki tingkat aktivasi berbagai daerah otak dan bagaimana daerah ini berkomunikasi, ketika peserta melakukan tugas-tugas di laboratorium.

Hasil yang mungkin dicapai oleh penelitian?

“Jika kita mengetahui bagaimana mempertahankan inhibitory control. yang efisien di kemudian hari, itu bisa membawa manfaat ekonomi dan sosial besar dengan mempertimbangkan penuaan populasi dan tenaga kerja kita.” jelas Dr Mark Hinder

Penelitian ini tak hanya bertujuan untuk mempelajari mekanisme inhibitory control tetapi juga untuk membantu mengembangkan mekanisme baru untuk mempertahankan kemampuan ini dari tahun ke tahun – yang berpotensi membantu orang untuk bergerak lebih baik di kemudian hari

Penelitian ini akan menghasilkan pengetahuan baru mendasar mengenai mekanisme inhibitory control dan bagaimana kemampuan ini mengalami degradasi di kemudian hari, ” jelas Dr Hinder.

Data dari penelitian akan memberikan gambaran dari proses psikologis laten, dan mekanisme saraf yang mendasarinya, terkait denganinhibitory control pada orang dewasa muda yang sehat dan lansia.

Tautan ke artikel asli: How do we keep agile as we age? / University of Tasmania

Diterjemahkan oleh saintifia dengan seizin dari yang bersangkutan, segala kesalahan penerjemahan menjadi tanggungjawab kami.