Emboli

Bukti adanya bakteri mulut dalam cerebral emboli

Nephron / CC BY-SA

Para peneliti menganalisis aspirasi thrombus, yang diangkat oleh ahli radiologi neurointerventional dari 75 pasien stroke sebagai bagian dari perawatan darurat. Sampel dipelajari dengan menduplikasi DNA bakteri, ditemukan bahwa 79% dari aspirasi mengandung DNA dari bakteri yang berasal dari gigi.

Studi ini merupakan bagian dari proyek penelitian di Tampere University, yang selama sepuluh tahun telah menyelidiki efek infeksi bakteri dalam pengembangan penyakit kardiovaskular. Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa bakteri odontogenik yang sama ada di stenosis arteri koroner pasien yang tiba-tiba meninggalaspirasi thrombus dan darah arteri pasien serangan jantung, pecahnya aneurisma serebral dan pasien aspirasi thrombus dengan lower limb arterial dan venous thrombosis.

Trombosis arteri serebral menyebabkan 87% stroke. Kebanyakan trombi berasal dari stenosis arteri karotis dari tempat mereka melakukan perjalanan untuk menghambat sirkulasi otak.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa sejumlah besar DNA dari streptococcus viridans – bakteri umum yang ada di mulut – ditemukan di trombi otak dibandingkan dengan sampel darah normal dari pasien yang sama. Dalam rongga mulut, streptokokus tidak berbahaya, tetapi ketika memasuki sirkulasi, mereka dapat menyebabkan, seperti, infeksi pada katup jantung.

Bakteri streptococcus dapat langsung berikatan dengan berbagai reseptor trombosit, membuat pasien lebih rentan terhadap pembekuan darah.

Penelitian menunjukkan bahwa kesehatan mulut dan kebersihan gigi yang baik jauh lebih penting bagi kesehatan dari yang dianggap sebelumnya, dan bahwa infeksi gigi yang tidak diobati dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius atau bahkan kematian.

Jurnal Referensi:

Olli Patrakka, Juha‐Pekka Pienimäki, Sari Tuomisto, Jyrki Ollikainen, Terho Lehtimäki, Pekka J. Karhunen, Mika Martiskainen. Oral Bacterial Signatures in Cerebral Thrombi of Patients With Acute Ischemic Stroke Treated With ThrombectomyJournal of the American Heart Association, 2019; 8 (11) DOI: 10.1161/JAHA.119.012330

Tautan ke artikel asli: For the first time, a Finnish study proves the presence of oral bacteria in cerebral emboli / Tampere University

Diterjemahkan oleh saintifia dengan seizin dari yang bersangkutan, segala kesalahan penerjemahan menjadi tanggungjawab kami.