Sayuran

Kebutuhan akan sentuhan ketika belanja bahan makanan online

Photo by Matheus Cenali from Pexels

Konsumen selalu menyatakan keinginan untuk menerima input haptic pada produk tertentu dan salah satunya adalah bahan makanan ” jelas Krey.

Konsumen cenderung kecil kemungkinannya membayar harga premium untuk produk online dibandingkan ketika mereka membelinya di toko, tetapi banyak juga yang tidak begitu tertarik untuk berbelanja buah dan sayuran secara online, terutama dari perangkat layar sentuh.

Krey mengatakan satu pelajaran besar untuk pedagang grosir online adalah jika mereka menggunakan “sentuhan pengganti,” representasi visual seperti tangan yang dapat memutarbalikkan produk secara online, pembeli lebih cenderung membelinya.

Temuan ini penting karena belanja online, terutama belanja bahan makanan, jauh lebih populer dibanding beberapa tahun yang lalu, ” ucap Krey. “Selalu ada preferensi untuk menyentuhnya tetapi ketika konsumen menggunakan layar sentuh itu membuatnya terasa lebih lengkap. Otak kita memanfaatkan input haptic sebagai bentuk simbolis dari pengalaman sentuhan yang hilang, saat menjelajah melalui rak toko bahan makanan online.

Krey mengatakan penelitian ini, pada awalnya ditentang oleh pengulas karena premisnya tampak jelas – tentu saja konsumen ingin memegang produk sebelum membeli.

“Beberapa orang berpikir itu hal biasa, ” jelasnya. “Tapi pertanyaannya bukan apakah konsumen enggan, tapi mengapa.”

Jawabannya yaitu konsumen mempertanyakan kualitas jika mereka tidak dapat memegang barang dagangan, terutama produk segar, tetapi keengganan mereka dapat diatasi melalui pengalaman “langsung” virtual yang bagus.

Begitu mereka menyentuh produk di layar mereka akan mengembangkan “kepemilikan psikologis”, suatu konsep dalam pemasaran dan psikologi, ” jelasnya.

Selain memodelkan hasil bumi dan berharap konsumen menggunakan perangkat layar sentuh, Krey mengatakan jika pengecer memanfaatkan teknologi dengan gambar resolusi tinggi dan kemampuan bagi pelanggan potensial untuk membalik, mengubah, dan memperbesar produk hasil bumi nya, mereka mungkin saja menjadi pembeli.

Jurnal Referensi:

Frauke Kühn, Marcel Lichters, Nina Krey, The touchy issue of produce: Need for touch in online grocery retailing, Journal of Business Research, Volume 117, 2020, Pages 244-255, ISSN 0148-2963, https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2020.05.017.

Tautan ke artikel asli: Rowan research: online grocery shopping surges but “need for touch” remains high for produce / Rowan University

Diterjemahkan oleh saintifia dengan seizin dari yang bersangkutan, segala kesalahan penerjemahan menjadi tanggungjawab kami.