Radang Usus

Mekanisme baru gen autophagy memodulasi radang usus

Nephron / CC BY-SA

Sebuah tim riset dari Institute of Chinese Medical Sciences (ICMS), University of Macau (UM), menemukan bahwa gen terkait autophagy NRBF2 terlibat dalam mengatur pembersihan sel apoptosis dalam proses peradangan usus, yang memengaruhi perkembangan penyakit radang usus. Penemuan ini dapat dijadikan strategi baru untuk mengobati penyakit radang usus.

https://www.um.edu.mo/wp-content/uploads/nrs/50080-106758.jpg
© University of Macau

Dari hasil temuan ini, tim peneliti membentuk platform skrining obat kandungan tinggi untuk penyakit radang usus dan menemukan molekul kecil dalam pengobatan tradisional Tiongkok memilik potensi terapeutik untuk penyakit tersebut. Tim telah mengajukan paten di China untuk penemuan tersebut (nomor permohonan paten 201910482193.1).

Radang usus adalah penyakit kronis dengan etiologi yang belum jelas. Gejala klinisnya termasuk sakit perut, diare, dan tinja berdarah dengan lendir dan nanah, dan terjadi berulang kali. Dalam tubuh manusia, pengangkatan sel apoptosis dilakukan oleh fagosit, seperti makrofag, yang merupakan mekanisme penting untuk mempertahankan homeostasis imun. Dalam studi UM, peneliti menggabungkan model sel, model tikus transgenik dan sampel jaringan pasien dengan penyakit radang usus, dan menunjukkan bahwa gen NRBF2 terkait autophagy berpartisipasi dalam proses mengatur fagositosis makrofag dan pembersihan sel apoptosis, sehingga mempengaruhi perkembangan penyakit radang usus. Selain itu, peneliti juga menggunakan teknik biokimia dan biologi sel, dan menemukan bahwa NRBF2 ikut serta dalam aktivasi kompleks MON1A / CCZ1 / RAB7 dan mengatur pematangan fagosom pada makrofag, sehingga mengungkapkan mekanisme molekuler spesifik NRBF2 dalam mengatur pembersihan sel apoptosis.

Menurut Prof Lu, ini adalah salah satu penemuan baru dalam studi gen terkait autophagy NRBF2. Pada tahun 2014, Prof Lu mempublikasikan artikel pertama tentang fungsi autofagi gen NRBF2 mamalia di Nature Communications. Penemuan ini konsisten dengan studi sebelumnya yang dilaporkan oleh Prof Ohsumi Yoshinori, peraih Nobel bidang fisiologi atau kedokteran, pada gen yeast atg38 (gen homolog dari NRBF2), yang mengindikasikan bahwa gen atg38 / NRBF2 sangat konservatif dalam evolusi dan memiliki fungsi biologis yang penting.

Jurnal Referensi:

Ming-Yue Wu, Le Liu, Er-Jin Wang, Hai-Tao Xiao, Cui-Zan Cai, Jing Wang, Huanxing Su, Yitao Wang, Jieqiong Tan, Zhuohua Zhang, Juan Wang, Maojing Yao, De-Fang Ouyang, Zhenyu Yue, Min Li, Ye Chen, Zhao-Xiang Bian & Jia-Hong Lu (2020) PI3KC3 complex subunit NRBF2 is required for apoptotic cell clearance to restrict intestinal inflammation, Autophagy, DOI: 10.1080/15548627.2020.1741332

Tautan ke artikel asli: UM study reveals new mechanism by which autophagy gene modulates inflammatory bowel disease / University of Macau

Diterjemahkan oleh saintifia dengan seizin dari yang bersangkutan, segala kesalahan penerjemahan menjadi tanggungjawab kami.