Limbah plastik

Memanfaatkan limbah bioplastik dengan daur ulang kimia

Photo by Magda Ehlers from Pexels

Cara cepat, lebih efisien untuk mendaur ulang “bioplastik” dari tanaman telah dikembangkan oleh tim ilmuwan di University of Birmingham dan Bath.

Mereka menunjukkan bagaimana metode daur ulang kimianya tidak hanya mempercepat proses, tetapi juga dapat dikonversi menjadi produk baru – pelarut yang dapat terbiodegradasi – yang dapat dijual untuk digunakan di berbagai industri termasuk kosmetik dan farmasi.

Bioplastik, terbuat dari asam polylactic (PLA), sering muncul dalam produk-produk seperti gelas sekali pakai, bahan kemasan dan bahkan mainan anak-anak. Biasanya, begitu habis masa pakainya, mereka dibuang ke tempat pembuangan sampah atau kompos, lalu terdegradasi selama beberapa bulan.

Dalam sebuah studi baru, para peneliti menunjukkan bahwa proses kimia, menggunakan zinc-based catalyst dan metanol yang dikembangkan di University of Bath, dapat digunakan untuk memecah plastik dan menghasilkan pelarut hijau, yang disebut metil laktat. Hasilnya dipublikasikan dalam jurnal Industrial & Engineering Chemistry Research.

Tim menguji metode mereka pada tiga produk PLA terpisah – gelas sekali pakai, beberapa limbah printer 3D, dan mainan anak-anak. Mereka menemukan cangkir itu paling mudah diubah menjadi metil laktat pada suhu yang lebih rendah, dan bahkan plastik yang lebih besar pada mainan anak-anak dapat dikonversi menggunakan suhu yang lebih tinggi.

“Kami senang melihat potensi untuk mendapatkan pelarut hijau dalam jumlah besar terlepas dari karakteristik sampel karena pewarna, aditif, ukuran dan bahkan berat molekul.” ucap penulis utama Luis Román-Ramírez dari University of Birmingham’s School of Chemical Engineering.

Peneliti utama Profesor Joe Wood, dari University of Birmingham, mengatakan: “Proses yang kami rancang memiliki potensi nyata untuk berkontribusi pada upaya berkelanjutan dalam mengurangi jumlah plastik yang masuk ke TPA atau dibakar untuk menciptakan produk-produk baru yang bernilai dari limbah.

“Teknik kami memecah plastik menjadi blok-blok pembangun kimianya sebelum ‘membangun kembali’ mereka menjadi produk baru, sehingga kami dapat menjamin bahwa produk baru tersebut berkualitas cukup tinggi untuk digunakan dalam produk dan proses lain.”

Proses kimia telah dicoba hingga 300 ml, dan langkah selanjutnya yaitu meningkatkan reaktor lebih lanjut sebelum dapat digunakan dalam pengaturan industri. Penelitian ini didanai oleh Engineering and Physical Sciences Research Council.

Jurnal Referensi:

Luis A. Román-Ramírez, Paul McKeown, Chanak Shah, Joshua Abraham, Matthew D. Jones, Joseph Wood. Chemical Degradation of End-of-Life Poly(lactic acid) into Methyl Lactate by a Zn(II) ComplexIndustrial & Engineering Chemistry Research, 2020; DOI: 10.1021/acs.iecr.0c01122

Tautan ke artikel asli: Chemical recycling makes useful product from waste bioplastic / University of Birmingham

Diterjemahkan oleh saintifia dengan seizin dari yang bersangkutan, segala kesalahan translasi menjadi tanggungjawab kami.