Laba-laba

Meneliti racun laba-laba untuk pestisida ramah lebah

Koleksi racun Arachnida terbesar di dunia akan digunakan untuk membantu menemukan pestisida yang ramah lebah, dalam penelitian baru di USC Australia.

Dr Volker Herzig berhasil mendapatkan dana senilai $ 755.000 dari Australian Research Council Future Fellowship untuk melindungi tanaman dengan mencoba menemukan racun pembasmi hama seperti ulat.

Ulat adalah masalah besar di pertanian, karena mereka dapat memakan banyak tanaman dalam waktu singkat, ” ucap Dr. Herzig.

Tujuannya yaitu untuk menemukan dan mengisolasi racun dengan efek tertentu seperti kelumpuhan atau kematian pada ulat yang memakan tanaman, dan tidak mempengaruhi lebah yang menyerbukinya.

Dr Herzig, penggemar laba-laba, ia dianugerahi beasiswa saat bekerja di The University of Queensland. Dia berencana untuk bermarkas di laboratorium penelitian USC-nya di kampus Sunshine Coast atau kampus Moreton Bay, sambil mempekerjakan peneliti mahasiswa dan mengajar berbagai kelas.

Tantangannya adalah menemukan racun untuk serangga hama tertentu, karena ada lebih dari satu juta spesies berbeda di dunia, selagi melindungi lebah yang sangat penting bagi produksi makanan, ” jelas nya.

Anda bisa mendapatkan lebih dari 3.000 peptida dari satu racun laba-laba funnel-web, jadi ini adalah tugas yang sangat kompleks. Jika Anda beruntung, Anda memiliki beberapa mikroliter racun, dan setiap racun hanya tersedia dalam jumlah mikrogram, jadi Anda mencari hanya satu dari molekul-molekul ini dalam sampel racun yang sangat kecil.

Untuk mencapainya, ia akan berkolaborasi untuk meneliti koleksi lebih dari 700 racun berbeda dari arakhnida (termasuk laba-laba dan kalajengking), yang merupakan koleksi racun terbesar di dunia.

Pemasok komersial hanya menawarkan sekitar 20 persen dari racun arachnid dalam koleksi saya, kecuali jika Anda ingin memerah racun laba-laba dan kalajengking itu sendiri, 80 persen dari racun ini hanya dapat Anda peroleh dari koleksi kami, ” ucap Dr. Herzig.

Dia secara pribadi pernah memerah sekitar 5.000 laba-laba dan 1.500 kalajengking, memegang taring laba-laba atau sengat kalajengking dengan hati-hati di atas botol dan menggunakan stimulasi listrik lemah untuk mendorong sekresi, dan tidak pernah sekali pun digigit atau menyengat, bahkan ketika dia mulai mengumpulkan laba-laba saat remaja.

Anda akan merasakan bagaimana mereka berperilaku, dan kapan waktu yang tepat untuk berinteraksi dengannya, dan Anda mengembangkan refleks yang baik, ” ungkap Dr. Herzig.

Ketika saya berusia 14 tahun, saya mempunyai tarantula peliharaan dan akhirnya saya memiliki puluhan laba-laba di berbagai terarium di kamar saya. Saya memiliki koleksi yang cukup besar, tetapi saya tidak bisa membawa laba-laba saya ke Australia.

Karya Dr Herzig sebelumnya seperti menggunakan racun laba-laba untuk mengidentifikasi peluang bagi terapi manusia dan alat penelitian molekuler, dan pada 2016 ia meneliti penggunaan racun laba-laba untuk memahami mekanisme persepsi nyeri mekanik.

Ketika ia mendirikan laboratoriumnya, proyek penelitian timnya akan mencakup penargetan kumbang kecil dan tungau varroa, yang merupakan parasit dari lebah madu, menemukan senyawa aktif oral yang mempengaruhi ulat bulu, dan menyesuaikan racun laba-laba spesifik untuk membunuh tungau varroa dan tidak merugikan lebah.

Tautan ke artikel asli: Spider venom could lead to bee-friendly pesticides / University of the Sunshine Coast

Diterjemahkan oleh saintifia dengan seizin dari yang bersangkutan, segala kesalahan penerjemahan menjadi tanggungjawab kami.