Pasir

Misteri pergerakan pasir akan terungkap oleh radar baru

Misteri arus laut dan pergerakan pasir di perairan Perth dapat terungkap berkat radar baru dan sistem perangkat lunak dari proyek penelitian Murdoch University

Data dari sistem baru akan membantu ahli kelautan dan marine scientist Murdoch, Dr Jennifer Verduin memahami bagaimana aliran pasir dipengaruhi di daerah pesisir yang dilanda masalah erosi.

Mampu memantau arus laut melalui sistem pemrosesan sinyal radar baru ini akan membantu kita memahami lebih banyak tentang distribusi dan erosi pasir di Cockburn Sound, untuk dimasukkan dalam upaya penelitian untuk membantu masalah erosi, ” ucap Dr Verduin.

Sistem baru ini juga akan membantu Dr Verduin dan peneliti lain untuk merencanakan proyek-proyek penanaman kembali lamun, yang seringkali dipengaruhi oleh aliran pasir.

Cockburn Sound telah kehilangan sekitar 80 persen habitat lamun vitalnya sejak 1960-an, dan Dr Verduin telah meneliti teknik rehabilitasi lamun di Sound.

“Kita juga dapat menggunakan sistem baru untuk memahami lebih lanjut tentang tumpahan minyak dan pembuangan air limbah rumah tangga,” ucap Dr Verduin.

Radar Murdoch terbaru dipasang di bekas markas Fremantle Volunteer Sea Rescue di depan laut Fremantle. Perangkat lunak pemrosesan sinyal akan membantu Dr Verduin memahami apa yang terjadi hingga 30 meter di bawah permukaan Cockburn Sound, hingga 1,8 km di lepas pantai.

Sistem Wave Radar adalah sistem pemantauan arus dan gelombang permukaan berbasis radar dikembangkan oleh OceanWaveS GmbH (Jerman). Perangkat lunak pemrosesan sinyal lebih lanjut dikembangkan oleh tim Kanada. Perangkat lunak ini awalnya dibuat untuk memandu pergerakan tepat rig minyak di Kutub Utara, sehingga mereka dapat menghindari gunung es. Cukup sensitif untuk mengidentifikasi tumpahan minyak dan limbah kecil dan dapat menunjukkan jika lokasi di lepas pantai Perth memiliki masalah pencemaran.

Membuka misteri bawah laut

Dr Verduin juga bekerja dengan para peneliti dari Murdoch’s Engineering and Energy juga mengembangkan perangkat lunak khusus untuk kendaraan bawah laut tanpa awak untuk mengumpulkan data pada organisme bawah air. Output sinyal radar akan digunakan untuk membantu validasi kinerja instrumen dan perangkat lunak kendaraan otonom tersebut.

Saat ini data spesies bawah laut dikumpulkan oleh penyelam, itu berisiko, tidak efisien dan memakan waktu,” ucap Dr Verduin.

“Teknologi ini dapat dipakai untuk studi konservasi dan digunakan bersama dengan data yang diperoleh dari radar menjadi nol di lokasi tertentu di Cockburn Sound.”

Proyek pengembangan perangkat lunak ini didukung oleh hibah Small Steps in Innovation dari Murdoch University Vice Chancellor’s office.

Tautan ke artikel asli: Sand movement mysteries to be revealed by new radar / Murdoch University

Diterjemahkan oleh saintifia dengan seizin dari yang bersangkutan, segala kesalahan translasi menjadi tanggungjawab kami.