Radang Sendi

Perkembangan obat terapeutik untuk rheumatoid arthritis

Haruko Ideguchi, Shigeru Ohno, Hideaki Hattori, Akiko Senuma and Yoshiaki Ishigatsubo / CC BY

Rheumatoid arthritis (RA) adalah penyakit autoimun. Gejala utamanya termasuk pembengkakan sendi, penghancuran tulang rawan artikular dan disfungsi sendi. Sejauh ini, belum ada obat yang ideal untuk menyembuhkan penyakit reumatoid. Ada sekitar 5 juta pasien RA di China dan jika mereka menerima perawatan yang tidak tepat, 30% pasien akan mengalami kecacatan sendi dalam waktu 2 tahun. Oleh karena itu, mengidentifikasi obat yang dapat menargetkan karakteristik patologis penyakit rheumatoid adalah topik penelitian panas dalam terapi anti-RA.

Tim peneliti yang dipimpin oleh Profesor Liu Liang seorang akademisi dari Chinese Academy of Engineering dan presiden Macau University of Science and Technology (M.U.S.T.) telah lama terlibat dalam penelitian klinis dan penemuan obat baru dari pengobatan tradisional Tiongkok, beberapa diantaranya mencapai serangkaian hasil yang menjanjikan. Tim menemukan bahwa sel-sel sinovial dari pasien RA ditandai oleh tingkat spesies oksigen reaktif (ROS) dan mitokondria superoksida yang sangat tinggi. Berdasarkan temuan ini, mereka bekerja sama dengan Profesor Yuan Zhen dari University of Macau untuk mengembangkan ROS-responsive nano-delivery system untuk mengangkut obat ke lokasi sasaran peradangan dan berberin diaplikasikan sebagai alat obat (BPseP-berberine). Ini secara efektif dapat mempromosikan akumulasi berberin dalam jaringan RA, terutama dalam sel RA yang resisten terhadap MTX, dan dengan demikian meningkatkan efek terapeutik. Eksperimen model hewan radang sendi juga menunjukkan bahwa efek BPseP-berberine, dalam anti-arthritis dan perlindungan persendian, meningkat lebih dari 10 kali lipat dari berberine. Oleh karena itu, menggunakan ROS-responsive nano-delivery system dapat secara signifikan menurunkan dosis obat dan mengurangi toksisitas serta efek sampingnya.

ROS-responsive berberine micelles mampu menghambat artritis dengan menargetkan sel-sel inflamasi dan mitokondria © The Macau University of Science and Technology

ROS-responsive nano-delivery system merupakan strategi baru pengembangan obat inovatif, efektif dan tidak beracun untuk mengobati RA, dan memiliki prospek aplikasi yang luas.

Jurnal Referensi:

Fan, X., Xu, M., Leung, E.L. et al. ROS-Responsive Berberine Polymeric Micelles Effectively Suppressed the Inflammation of Rheumatoid Arthritis by Targeting Mitochondria. Nano-Micro Lett. 12, 76 (2020). https://doi.org/10.1007/s40820-020-0410-x

Tautan ke artikel asli: New progress in developing therapeutic drug for rheumatoid arthritis from Macao University of Science and Technology / The Macau University of Science and Technology

Diterjemahkan oleh saintifia dengan seizin dari yang bersangkutan, segala kesalahan translasi menjadi tanggungjawab kami.